Ada Rencana Berkendara di Jalur Pegunungan? Simak Dahulu Tipsnya Berikut Ini

Ada Rencana Berkendara di Jalur Pegunungan? Simak Dahulu Tipsnya Berikut Ini

Berkendara di jalur pegunungan selalu menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan. Menikmati pemandangan ini kadang membuat pengemudi terlena dan lupa akan kondisi jalan yang berliku dengan berbagai tantangan. Baru-baru ini Mitsubishi Motors juga mengajak puluhan rekan-rekan media nasional untuk menguji Mitsubishi Xpander melalui jalur pegunungan. Rute yang ditempuh mulai dari Semarang hingga Solo dengan singgah di beberapa kawasan pegunungan seperti Kopeng, Ketep Pass, Rawa Pening hingga ke kaki Gunung Merapi. Tentunya di jalur pegunungan ini selain udara sejuk, kadang adrenalin yang terpompa saat melibas jalur menikung dengan tanjakan atau turunan membuat kita lupa akan keselamatan. Untuk itu ada baiknya Anda perhatikan beberapa tips berikut ini sebelum mengemudi di jalur pegunungan. Sebagai persiapan, uji rem dan lampu Anda terlebih dahulu, pastikan seluruhnya memiliki fungsi dengan baik. Di perjalanan, medan jalan yang berliku membuat pandangan pengemudi menjadi terbatas, ditambah dengan banyaknya blind spot atau titik buta akibat banyaknya pohon yang menghalangi pandangan ke depan. Kondisi ini tentunya bikin pengemudi butuh ekstra waspada, misalnya saat hendak menyalip kendaraan di depan. Jika menemukan ruas jalan dengan blind spot, baiknya segera kurangi kecepatan. Terlebih lagi jika cuaca hujan yang kerap mengguyur area pegunungan yang disertai kabut tebal. Jangan lupa untuk sekedar membunyikan klakson atau nyalakan lampu untuk memberi tahu kehadiran Anda kepada pengemudi yang dari arah berlawanan. Usahakan selalu menjaga jarak 5 detik dari mobil lain yang berada di depan. Tujuannya, memberi waktu saat pengereman mendadak, 5 detik dianggap waktu yang cukup merespon kejadian yang tidak terduga. Hindari juga gerakan tiba-tiba saat berkendara di cuaca kabut. Kabut bisa menutupi permukaan jalan, disarankan pengemudi tetap mempertahankan mobil dengan kecepatan tidak terlalu kencang dan konstan, biasanya 30-40 km/jam. Hindari menyusul kendaraan lain bila tidak diperlukan. Usahakan tetap berkendara dalam satu jalur. Gunakan garis pembatas lajur sebagai petunjuk dan nyalakan lampu utama dan lampu kabut bila hujan dan kabut cukup tebal.

Mengintip Nenek Moyang Mitsubishi Delica di Kemayoran

Mengintip Nenek Moyang Mitsubishi Delica di Kemayoran

Medium MPV Delica sudah tidak lagi masuk dalam jajaran mobil yang dipasarkan Mitsubishi di Indonesia, setelah PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyudahinya pada Juli 2018 la...

Read More

MOBIL MITSUBISHI YANG BERLOMBA DI KANCAH RALLY DUNIA

MOBIL MITSUBISHI YANG BERLOMBA DI KANCAH RALLY DUNIA

DNA kendaraan Mitsubishi tidak bisa dilepaskan dari penampilannya di ajang rally nasional dan internasional. Ajang rally  inilah yang juga menguji kekuata...

Read More

FITUR KESELAMATAN MITSUBISHI XPANDER TERBAIK DI KELASNYA

FITUR KESELAMATAN MITSUBISHI XPANDER TERBAIK DI KELASNYA

Mitsubishi Xpander tidak hanya menawarkan mobil keluarga dengan desain yang modern, tetapi juga memiliki fitur keselamatan yang terbaik di kelasnya. Sebagai mobil keluarga, PT Mitsubishi Motors Kra...

Read More

Newsletter

Dapatkan update terbaru mengenai informasi produk dan promosi langsung di email anda.

KEMUDAHAN AKSES PRODUK DAN LAYANAN MITSUBISHI MOTORS & MITSUBISHI FUSO DALAM GENGGAMAN ANDA

Logo Sardana Mobile App

SARDANA MOBILE

Logo My Mitsubishi App

MY MITSUBISHI MOTORS ID

Logo My Mitsubishi App

RUNNER TELEMATICS

© 2019 Sardana IndahBerlian Motor. All right reserved