Jangan anggap sepele urusan merawat tekanan ban mobil anda. Dampak negatif yang bisa disebabkan dari kelalaian ini bisa sangat mengancam keselamatan anda ketika berkendara. Padahal hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk sekedar melakukan pengecekan rutin terhadap tekanan ban mobil anda. Berkendara pada saat kekurangan tekanan angin ban sangat tidak dianjurkan. Sebaiknya langsung buru-buru dibawa ke bengkel ban atau SPBU terkedat untuk segera ditambahkan tekanan anginnya. Karena berkendara pada saat kekurangan tekanan angin ban bisa membuat ban pecah terutama pada saat siang hari, karena faktor cuaca yang panas. Selain itu tekanan angin yang kurang akan menyebabkan ban akan habis tidak merata di bagian sisinya. Sementara tekanan angin yang melampaui batas normal juga tidak dianjurkan. Banyak yang beranggapan bahwa tekanan angin ban berlebihan akan membuat mobil enteng untuk melaju, tetapi berbahaya saat memasuki tikungan akibat dari ban yang tidak semua permukaan menyentuh aspal. Selain itu, ban akan cepat habis di bagian tengah.

Lalu kapan saat yang paling disarankan untuk melakukan pemeriksaan tekanan angin ? Waktu yang paling tepat adalah di saat ban sudah menjadi dingin, biasanya hal ini dilakukan di pagi hari di saat kendaraan sudah berhenti tidak dipakai semalam.Sebenarnya hal tersebut dapat dilakukan setiap 2 minggu sekali bagi mobil yang tidak terlalu sering ngaspal di jalanan, namun untuk kendaraan yang memang dikhususkan untuk mobilitas yang rutin seperti angkot , taksi dan lain – lain , perlu dilakukan pemeriksaan tekanan angin ini setiap pagi.

Untuk ban yang masih baru diwajibkan bagi Anda untuk mengecek tekanan angin ban Anda secara rutin tiap hari, sebelum ban mencapai jarak tempuh 3000 km. Hal ini disebabkan karena ban yang masih baru cenderung memuai dan bertambah volumenya. Sehingga tekanan angin pada ban Anda pastinya akan menurun. Untuk itulah rajinlah melakukan pengecekkan tekanan angin ban baru anda.

Luangkan juga waktu anda untuk memeriksa terhadap kebocoran udara dari pentil, jika hal ini terjadi maka gantilah valve core nya . Valve core adalah katup yang berada di dalam pentil yang berguna untuk memasukkan udara saat di pompa dan menutup saluran bila angin di dalam ban mau keluar. Jika valve core rusak, maka akan terjadi kebocoran dalam pentil. Cara pemeriksaan kondisi valve core adalah dengan memberikan air pada pentil, jika timbul busa pada air tersebut , berarti valve core anda rusak. Dan hal terakhir yang sering pengemudi tidak perhatikan adalah tidak adanya tutup pentil. Jangan sampai ban anda tidak memiliki tutup pentil!

Periksa ban candangan anda . Biasanya setiap mobil selalu memiliki ban cadangan , berbeda dengan sepeda motor. Bagi para pengemudi mobil perhatikan juga kondisi tekanan angin ban cadangan anda . Jangan sampai ketika ban anda bocor , dan anda ganti dengan ban cadangan Anda ternyata tekanan anginnya tidak sesuai dengan tekanan angin standar ban kendaraan anda.

Pertimbangkanlah untuk menggunakan Nitrogen. Saat ini pengisian menggunakan Nitrogen sudah sangat umum dijumpai di berbagai tempat. Meskipun harganya cukup mahal namun itu sebanding dengan kualitas yang akan kita dapatkan yakni tekanan angin ban yang berumur lebih panjang.

Sumber: http://blogotomotif.com/tips-trik/pentingnya-mengecek-tekanan-angin-ban-secara-rutin.htm