Colt Diesel

'Si Kepala Kuning' termahsyur karena ketangguhan, kualitas, daya tahan (durabilitas) dan kemudahan perawatannya. Itulah sebabnya Colt Diesel, demikian namanya, sejak hadir di Indonesia selalu menjadi pemimpin pasar di segmen kendaraan komersial.

Sejak diluncurkan 4 dekade silam, populasinya telah mencapai lebih dari 700 ribu unit hingga kini. Penguasaan pasar Colt Diesel tidak main-main. Colt Diesel menguasai lebih dari 60% segmen kendaraan niaga. Prestasi yang sangat hebat ini mengundang Frost & Sullivan ASEAN Automotive Award menobatkan Colt Diesel sebagai The Best Market Leadership for Commercial Vehicle (2007 - 2009). Dan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) menganugerahi Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) agen tunggal kendaraan Mitsubishi, Fuso Award for Market Share dari MFTBC atas prestasi pencapaian market share lebih dari 60% selama 3 tahun berturu-turut (2006 - 2008).

Perjalanan Colt Diesel dimulai pada tahun 1970, dengan nama Mitsubishi Colt Diesel T100. Kehadiran Colt Diesel T100 di Indonesia menjadikannya sebagai kendaraan komersil pertama Mitsubishi Indonesia. Sukses dengan Colt Diesel T100, dua tahun berikutnya, Mitsubishi memasarkan Colt Diesel T120 sebagai hasil pengembangan T100. Tidak lama berselang, tepatnya pada tahun 1975, Mitsubishi mengeluarkan Colt Diesel T200 yang lebih ampuh untuk menjawab kebutuhan para pebisnis ketika itu. Seiring dengan makin berkembangnya dunia perindustrian di Indonesia, pada 1995 Mitsubishi memperkenalkan Colt Diesel hasil penyempurnaan dengan nama Colt Diesel FE 449. Menggeliatnya industri menengah membuat Mitsubishi bekerja keras agar Colt Diesel selalu menjadi market leader,salah satu caranya dengan menghadirkan Colt Diesel FE 449 dengan box.

Tujuh tahun lalu dijadikan Mitsubishi untuk semakin menancapkan citra 'Si Kepala Kuning' di Indonesia, dengan mengintroduksi Colt Diesel FE 334. Dan sejak 2007, dengan diterapkannya keputusan Menteri Lingkungan Hidup (Kepmen LH) No. 141 tahun 2003, tentang Batas Emisi Gas Buang, di mana teknologi kendaraan yang diproduksi mulai 2007 harus sesuai Standar Euro 2, KTB pun meluncurkan New Colt Diesel yang lebih baik dan ramah lingkungan. New Colt Diesel dengan konsep baru untuk sebuah kendaraan niaga berstandar Euro2 semakin nyaman dengan penambahan fitur-fitur.

Menginjak 4 dasawarsa kiprahnya di Indonesia, awal 2010 KTB menegaskan dan meyempurnakan Colt Diesel dengan 3 pilihan SUPER; Super Economical, Super Speed, dan Super Power. Perkenalan 3 SUPER ini, juga bersamaan dengan penambahan logo Super Speed khusus untuk New Colt Diesel FE 74 125PS, sehingga memudahkan para konsumen dalam memilih jenis varian yang sesuai dengan kebutuhan. New Colt Diesel FE 74 125PS 6 Ban terdiri atas 2 varian yaitu FE 74S dan FE 74HD. FE 74S digunakan untuk angkutan serba cepat dan FE 74HD digunakan untuk di medan berat.

Super Economical terdiri dari FE 71, FE 71BC, FE 73, dan FE73HD, FE83BC yang disiapkan bertempur di bisnis angkutan industri, pabrik, distributor, retailer, kelontong, pertanian atau perkebunan, perikanan atau peternakan, dan angkutan penumpang perkotaan di jalan aspal dan medan ringan. Super Speed terdiri dari FE 74S dan FE 84, FE 84G BC, yang diperuntukkan bisnis angkutan lintas kota antar-propinsi seperti barang industri, hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan yang melintasi jalan aspal, tanah, dan berbatu. Super Power terdiri dari FE 74 HD dan FE SUPER HD yang diperuntukkan bisnis angkutan dipertambangan, kehutanan, atau perkebunan di are medan berat.

Sumber: Majalah EVOLUTION, Edisi Desember 2010 Hal. 12-13